Showing posts with label stiker printing. Show all posts
Showing posts with label stiker printing. Show all posts

Friday, July 28, 2017

Spanduk Ala Pak Mok



Entah siapa nama sebenarnya, yang tertulis di tenda jualannya adalah Pak Mok. Meski hanya melayani pembeli di kedai bongkar pasang kecil, namun Pak Mok tak pernah sepi pembeli. Mengusung jajanan khas Melayu, warung Pak Mok seakan menjadi tempat bernostalgia bagi sebagian warga yang ingin menikmati aneka masakan daerah ini.

Sebenarnya Pak Mok sudah beberapa kali memesan spanduk printing. Namun lama lama ia merasa kualitas dan daua tahan bahannya kurang bagus, kurang awet. Yang dikeluhkan Pak Mok adalah bahan spanduk vinyl yang kualitasnya biasa saja, bahkan tanpa merek, cenderung mengalami kerusakan di ujung bawahnya. Paling banyak dijumpai adalah robek robek. Kalau seperti ini terus terusan, Pak Mok bisa pusing dibuatnya hehe.

Wednesday, January 25, 2017

Jins Tak Sama Bahan Stiker

Cermati foto ini, adakah yang menjadi pertanyaan dalam kepala Anda? Mungkin ada yang berpikiran seperti ini, betapa kerja kerasnya ya para wrapper atau pemasang stiker ini sampai celana jinsnya robek. Hahaha, maaf robek celana itu style, jd jngan skan celana jins dengan bahan stiker.

Tetapi bisa juga diambil persamannya, celana jins yang baru dilaundry sama dengan pemasangan bahan stiker. Harus sama rapinya, celana jins usai dicuci akan diseterika sehingga halus. Pun demikian dengan bahan stiker, akan membuat konsumen senang tatkala kendaraanya dipasangi stiker dan hasilnya juga rapi.

Lantas bedanya apa Mas Ivan, Mas Helmi, Mas Andika (ketiganya wrapper di Bewe hehe)? Bedanya, pasang bahan stiker boleh mengenakan calana jins yang bagian dengkulnya koyak, namun saat memasang stiker jangan sampai koyak. Kalau koyak gimana? Ya saya marahlah, sudah bayar kok stikernya sobek dan koyak, mungkin begitu jawaban konsumen.

Sunday, January 22, 2017

Printing Kawin Cutting

Logonya printing, tulisannya cutting.
Istilah kawin bukan hanya untuk manusia. Saat aku kecil sudah sering baca dan dengar berita tanaman dikawinkan, hewan dikawinkan. Biasanya dari hasil perkawinan ini diharapkan lahir varian atau jenis yang baru. Nah, mengawinkan stiker juga sah sah saja kayaknya.

Sebuah pesanan datang, kali ini dari seorang pemilik toko jam terkemuka di kota ini. yang pasti, pesanannya selama ini memang agak agak rumit, njlimet, dan kadang harus sabar mengerjakannya. Bagaimana tidak sabar, 90 persen yang dipesan adalah logo perusahaan dan ukurannya mini banget. Kalau rumah ada aliran atau gaya mini manis, kalau buat stiker cutting kecil bukan mini manis tetapi mini nangis. Ngopekinya itu lho.

Benar juga, yang dipesan logo sebuah akademi plus tulisan di bawahnya. Antara logo dan tulisan dipisah tak apa apa, katanya. Pak Bos yang satu ini langsung saja main tembak, lebar tulisan 11 centimeter dengan tinggi huruf 1,3 centimeter. Masih bisa dan gampang ngopekinya. Giliran menyebut ukuran logonya, wedew... diameter 6 centimeter saja. Mungkin saudara saudara bisa melihat foto di postingan ini, yang membuat pusing itu tulisan melingkar di bagian tengah logo, dengan diameter logo 6 centimeter tinggi huruf huruf yang membentuk kalimat melingkar hanya 3 koma sekian milimeter.