Dua puluh tahun silam, katakanlah demikian, usaha sablon kaos pasti sudah ada di sekitar Anda. Tak heram kaos sablon juga sudah lahir sejak lama. Lamanya kapan? Wallahu A'lam pastinya saya juga kurang tahu hehe. Yang pasti sablon termasuk usaha yang awet karena selalu ada orang yang membutuhkannya. Lantas, bolehkah kalau tukang sticker cutting juga melayani pembuatan kaos? Apa nggak repot yah?
Nah, inilah hebatnya manusia (soal hebat yang paling hebat ya yang buat manusia), dengan akal pikiran, budi dan nalarnya selalu berinovasi. Hingga lahirlah bahan sticker yang bisa digunakan untuk pembuatan sablon kaos secara digital. Pembuatan sablon kaos kini tak lagi ribet, apalagi jika pasar yang ingin dibidik adalah mereka yang membelinya secara eceran. Bisa dua kaos, tiga kaos, bahkan cuma ingin sablon satu kaos. Foto di artikel ini adalah seorang kru Bintan Wrapping tengah mengerjakan order sablon kaos digital dari konsumen.
Yang dibutuhkan cuma manusia yang masih hidup tentu saja, heatpress yaitu mesin pemanas untuk ngepres bahan sablon agar lengket ke kain kaos, mesin cutting sticker, nah kalau yang ini kan memang senjata pelaku usaha cutting sticker, komputer kalau gak ada laptop gapapa (hahaha sama saja), polyflex yaitu bahan sablon yang bentuknya lembaran. Polyflex pun beragam kualitasnya, Tiongkok, Korea, Jepang, Amerika, Perancis mengeluarkan produk dengan harga serta kualitas yang berbeda. Mau beli yang mana, tergantung dompet Anda.
